



Suasana para pemain veteran IM dan Persija saat hendak masuk lapangan pertandingan. Wasit pun menunggu, beberapa pemain nampak mengobrol, lupa kalau akan bertanding . "Toss" penentuan bola dan sisi lapangan oleh wasit, sementara kapten kesebelasan IM Veteran - Surowo asyik berdiskusi dengan kapten kesebelasan SIWO PWI Jaya - Sumohadi Marsis (Belakangan ini diketahui sebagai pimpinan Tabloid Bola).
Surowo dikenal dengan strategi dan taktik di lapangan maupun diluar lapangan.Prasetyo Suprapto pernah dikenal dengan tendangan halilintar, sama seperti penerusnya Slamet Pramudji.Subagio, pemain veteran IM dengan gaya "lari kijang" dan tempo doeloe dikenal dengan tandukan kepalanya (foto atas).
Menggiring bola menjauhi lawan adalah gaya pemain IM Veteran,Suparjo (pelatih IM Gawang)untuk hindari pemain veteran Persija. keduanya tersenyum, sadar bahwa stamina tidak sekuat dahulu kala. Nampak di lapangan hijau Surowo, Subiakto (nomor punggung 14), suprarpto (nomor punggung 11), dan Subagio, bukan hanya mengatur penyerangan, tetapi juga mengatur napas(Foto kanan).
Tim IM Veteran berfoto bersama menjelang pertandingan berlangsung (Foto kanan atas).
IM Veteran era tahun 1950-an berlaga-tanding kembali di Stadion Menteng dalam rangka HUT Indonesia Muda ke-18, bulan April 1974. beberapa pemain veteran antara lain adalah Prasetyo Suprapto, Mursanyoto (mantan kiper PSSI Zaman Dulu), Subagio, Suroso "Pesek", Surowo, Sutoyo, Saleh, Pri, manjur, latief Hendraningrat (Tokoh Pemuda pengibar bendera pada waktu proklamasi kemerdekaan Indonesia - mengenakan baju batik), Priyo Sanyoto, Suparjo, iskandar, Suwarno dan lain-lain. (Foto kiri bawah).
No comments:
Post a Comment