
Tim Senior Indonesia Muda Jakarta selatan di lapangan Mabak, tahun 1985/1986 dengan para pemain antara lain Edy Priyono, benny Rachmat, Martin, Sofa, Arman, Johny, William, Hanafi, Erick, Anis, Nur Samsul, Dede, Frans, Satryo, Dase dan Yasin (Dokumentasi Kliping: Johny K. Hattu).

Tim Remaja Taruna (Remtar) Indonesia Muda tahun 1975/1976 di bawah asuha pelatih Awang Suherman. Para pemain antara lain adalah M. Syah Junaedi, Wempy Lilipory, Agus Aban, William, Arman, Anis, Madi, Usman, Dase, Drajat, Marno, Heri Petron, Agung dan lain-lain(Dokumentasi Kliping: Johny K. Hattu).

Tim Junior Persija Selatan-Barat dalam rangka turnamen Suratin Cup tahun 1980, dimana sebagian besar para pemainnya berasal dari Indonesia Muda (Dokumentasi Kliping: Johny K. Hattu).

Johny K. Hattu salah satu pemain belakang Indonesia Muda dalm kompetisi Persija Selatan di lapangan PTIK berhadapan dengan pemain APOL, tahun 1982/1983 (Dokumentasi Kliping: Johny K. hattu).

Wawancara wartawan Kompas (Sumohadi Marsis) dengan Subagio, Subiakto dan Surowo mengenai keberadaan dan keberlangsungan tim Indonesia Muda dalam ajang kompetisi Persija. Selain masalah pendanaan, latihan para pemain juga tidak didampingi pelatih khusus, namun masih bertahan karena secara internal Indonesia Muda memiliki sistem kekeluargaan yang cukup kental (Dokumentasi Kliping: Surowo Abdulmanap).
No comments:
Post a Comment